Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang anak-anak, khususnya pada anak usia toddler. Toddler adalah masa antara usia 1 - 3 tahun. Usia toddler ini merupakan usia yang termasuk pada golden period dalam rentang kehidupan manusia. Maka dari itu, perhatian pada anak usia ini menjadi penting agar anak dapat berkembang sesuai dengan tugas tahapan perkembangannya. Jika anak dapat melewati tiap tugas dalam tahapan perkembangannya, mental anak akan menjadi matang dan akan sangat berpengaruh pada kehidupannya di masa dewasa bahkan lansia kelak. Pada masa toddler ini biasanya juga akan muncul 5 masalah utama yang akan dihadapi orang tua. Kelima masalah ini jika dapat dikenali dan diatasi dengan baik tentunya akan sangat membantu tahapan perkembangan anak sehingga anak akan tumbuh dengan optimal.
Kelima masalah pada anak usia toddler adalah Sibling Rivalry, Temper Tantrum, Negativistik, Toilet Training, dan Regresi. Sebelumnya saya pernah menulis tentang masalah-masalah ini di twitter sekarang saya akan menuliskannya di blog ini. Baiklah, mari kita bahas satu-persatu..
every simple thing in our life was happened for a reason, even it looks like pointless now, but in the end, it will connect each other to reveal the reason..just enjoy it with a cup of brown sugar coffee :)
Monday, February 28, 2011
Wednesday, February 23, 2011
The Stone Cafe, Bandung
Diposkan oleh
widyarama
di
3:20 PM
The Stone Cafe - Unforgettable Dining Experience
Sekitar sebulan yang lalu saya mengunjungi tempat makan ini bersama my man :). Tempat makan ini terletak di daerah Dago Atas, Bandung. Yang membuat tempat ini unforgettable untuk saya salah satunya adalah konsep saung yang mereka tawarkan dan sangat nyaman dengan tambahan bantal-bantal, selain juga makanan yang sangat beragam. Konsep tempat seperti ini membuat para pengunjung memiliki privasi yang cukup apalagi dengan disuguhi view Kota Bandung yang menarik. Sambil menikmati makanan yang dipesan pengunjung juga dimanjakan dengan lagu-lagu yang diputar membuat perasaan betah berlama-lama di Cafe ini. Sebenarnya cafe ini juga memiliki bangunan utama yang dilengkapi dengan balkon, tetapi karena waktu itu dari parkiran kami terlebih dahulu melewati saung untuk mencapai ke bangunan utama tersebut jadinya kami lebih tertarik untuk makan di saung.
Beberapa makanan yang kami pesan (Starter)
Sekitar sebulan yang lalu saya mengunjungi tempat makan ini bersama my man :). Tempat makan ini terletak di daerah Dago Atas, Bandung. Yang membuat tempat ini unforgettable untuk saya salah satunya adalah konsep saung yang mereka tawarkan dan sangat nyaman dengan tambahan bantal-bantal, selain juga makanan yang sangat beragam. Konsep tempat seperti ini membuat para pengunjung memiliki privasi yang cukup apalagi dengan disuguhi view Kota Bandung yang menarik. Sambil menikmati makanan yang dipesan pengunjung juga dimanjakan dengan lagu-lagu yang diputar membuat perasaan betah berlama-lama di Cafe ini. Sebenarnya cafe ini juga memiliki bangunan utama yang dilengkapi dengan balkon, tetapi karena waktu itu dari parkiran kami terlebih dahulu melewati saung untuk mencapai ke bangunan utama tersebut jadinya kami lebih tertarik untuk makan di saung.
Beberapa makanan yang kami pesan (Starter)
Untuk salad bisa milih mau pake sausnya apa, waktu itu kami pilih Thousand Island
Day 5
Diposkan oleh
widyarama
di
12:54 PM
Senin, 5 Juli 2010
05.30 WIB
Rencana saya hari ini adalah mengantar Bapak J ke Puskesmas untuk menyembuhkan bisulnya. Bapak J akan menjadi contoh bagi warga lainnya yang juga memiliki penyakit yang sama dan tidak mau diobati secara medis yang berakibat proses penyembuhan terhambat dan semakin parah.
Sementara itu teman-teman yang lain membersihkan Rumah Kosong yang akan dijadikan Rumah baca ”Sahabat Nusantara”.
Setelah itu saya akan berbelanja keperluan logistik di Pasar Entikong.
Sorenya mengajar baca-tulis di Balai Panjang.
09.00 WIB, Puskesmas Entikong
Saya, Kak Sandy, dan Bapak J berangkat menuju Puskesmas. Sampai di Puskesmas saya dan Kak Sandy membujuk Bapak J dengan berbagai macam cara agar pus dalam bisulnya mau dikeluarkan. Setelah sekitar 1 jam lebih, jam 11.30 WIB, bapak J baru bersedia. Ternyata dokter yang mengobati Bapak J mengatakan bahwa bisulnya sudah menjadi abses dan sudah mengalami nekrosis. Setelah dikeluarkan luka yang terbuka kemudian ditutup dahulu dengan kasa baru kemudian dibalut. Bapak J juga diberikan obat antibiotik untuk diminum setiap 2x sehari. Setelah diberikan tindakan Bapak J mengatakan terasa perih hanya ketika diberikan povidone iodine dan ketika pertama kali dikeluarkan untu dipencet. Setelah itu Bapak J merasa tidak sakit tetapi hanya pedih.
Tuesday, January 18, 2011
Day 4
Diposkan oleh
widyarama
di
3:49 PM
Minggu,4 Juli 2010
06.00 WIB, Rumah Bapak Kades Nekan, Bapak Sutarno
Kami bangun pagi dan membuat makanan yang akan kami berikan sebagai bagian partisipasi membantu kegiatan kerja bakti oleh warga hari ini. Kami membuat makanan olahan dari singkong. Saya sendiri membuat singkong rebus disiram karamel, gula pasir, dan susu kental manis.
10.30 WIB
Saya dan Dela tidak ikut membantu kerja bakti karena kami akan mengikuti pertemuan Ibu PKK di Dusun Nekan bersama Bapak dan Ibu Kades. Jarak Dusun Nekan dari Dusun Punti Tapau cukup jauh sehingga kami harus naik ojek. Sebenarnya kami bisa mengambil jalan yang lebih cepat yaitu melewati Dusun Punti Kayan akan tetapi kondisi jalanan yang becek sehabis hujan tidak memngkinkan untuk dilewati.
10.59 WIB, Dusun Nekan, Kantor Kepala Desa Nekan
Sampai di kantor Kepala Desa Nekan kami (saya dan Dela) disambut hangat oleh Ibu PKK Desa Nekan. Kami kemudian berkenalan dengan Ibu Anastasia, bidan Desa Nekanyang bertugas di Polindes.
Susunan acara :
- Sambutan Bapak Kades
- Sambutan Ibu Anastasia sebagai Ketua Pokja IV (Posyandu)
- Sambutan Mahasiswa K2N UI 2010
- Diskusi
Beberapa klarifikasi terkait kesehatan dari Ibu Anas :
Thursday, January 13, 2011
Day 3
Diposkan oleh
widyarama
di
8:43 AM
Sabtu, 3 Juli 2010
08.27 WIB, SDN 04 Punti Tapau
Kami melakukan orientasi dengan pihak sekolah dan perkenalan serta sinkronisasi jadwal. Kebetulan saat itu bertepatan dengan penerimaan raport kenaikan kelas. Ternyata untuk kelas 1, 2, dan 3 terbagi menjadi 2 kelas yang satunya terdapat di Dusun Punti Engkaras, sedangkan kelas 4, 5, dan 6 dijadikan satu di Punti Tapau. Maka dari itu kelas 1, 2, dan 3 disebut sebagai kelas jauh. Nama Kepala Sekolah di SD ini adalah Bapak Hasyim. Dewan guru SD ini terdiri dari Bapak Jungai, Bapak Tobias, Bapak Yayat, dan Bu Susanna.
10.23 WIB, Menuju Punti Engkaras
Jarak dari Punti Tapau ke Punti Engkaras berkisar 3 km dan ditempuh sekitar 1 jam berjalan kaki. Kondisi medan yang dilalui berupa pegunungan naik dan turun dengan di kanan-kiri berupa hutan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
