Thursday, March 10, 2011

Profesi..Ahh..

Semester terakhir, salah satu dampak yang sering dirasakan di semester ini adalah seringnya ditanya perihal kelulusan dan tentu saja rencana setelah lulus. Kalau masalah kelulusan saya jawab, insya Allah Bulan September, tanggal 16 (based on jadwal akademik di SIAK-NG). Kalau masalah setelah lulus kemarin-kemarin selalu saya jawab dengan mantap untuk lanjut profesi. Tetapi, baru siang ini ketika saya dan beberapa teman sedang makan siang bersama, saya mendapat informasi tentang nominal uang yang dibutuhkan untuk profesi, tepatnya biaya profesi tahun lalu, yang cukup membuat saya ngeri. Kemudian ditambah dengan informasi bahwa tidak ada kebijakan pencicilan pembayaran, serta kenyataan bahwa tren nominal uang profesi setiap tahun selalu bertambah (sejak yang saya tahu 2008-2010).

Friday, March 4, 2011

What Will Your Baby Look Like?

Suatu hari iseng-iseng saya berpikir, nanti bayi saya seperti apa ya. Kemudian saya ingat teman saya pernah mencoba suatu aplikasi yang notificationnya muncul di news feed facebook. Tapi saya lupa dimana alamat webnya, dan itu sudah cukup lama, jadi susah juga kalau mau dicari di fbnya. Jadi, to make it simple saya bertanya sama mbah Google.

Monday, February 28, 2011

Masalah Pada Toddler

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang anak-anak, khususnya pada anak usia toddler. Toddler adalah masa antara usia 1 - 3 tahun. Usia toddler ini merupakan usia yang termasuk pada golden period dalam rentang kehidupan manusia. Maka dari itu, perhatian pada anak usia ini menjadi penting agar anak dapat berkembang sesuai dengan tugas tahapan perkembangannya. Jika anak dapat melewati tiap tugas dalam tahapan perkembangannya, mental anak akan menjadi matang dan akan sangat berpengaruh pada kehidupannya di masa dewasa bahkan lansia kelak. Pada masa toddler ini biasanya juga akan muncul 5 masalah utama yang akan dihadapi orang tua. Kelima masalah ini jika dapat dikenali dan diatasi dengan baik tentunya akan sangat membantu tahapan perkembangan anak sehingga anak akan tumbuh dengan optimal.

Kelima masalah pada anak usia toddler adalah Sibling Rivalry, Temper Tantrum, Negativistik, Toilet Training, dan Regresi. Sebelumnya saya pernah menulis tentang masalah-masalah ini di twitter sekarang saya akan menuliskannya di blog ini. Baiklah, mari kita bahas satu-persatu..

Wednesday, February 23, 2011

The Stone Cafe, Bandung

The Stone Cafe - Unforgettable Dining Experience

Sekitar sebulan yang lalu saya mengunjungi tempat makan ini bersama my man :). Tempat makan ini terletak di daerah Dago Atas, Bandung. Yang membuat tempat ini unforgettable untuk saya salah satunya adalah konsep saung yang mereka tawarkan dan sangat nyaman dengan tambahan bantal-bantal, selain juga makanan yang sangat beragam. Konsep tempat seperti ini membuat para pengunjung memiliki privasi yang cukup apalagi dengan disuguhi view Kota Bandung yang menarik. Sambil menikmati makanan yang dipesan pengunjung juga dimanjakan dengan lagu-lagu yang diputar membuat perasaan betah berlama-lama di Cafe ini. Sebenarnya cafe ini juga memiliki bangunan utama yang dilengkapi dengan balkon, tetapi karena waktu itu dari parkiran kami terlebih dahulu melewati saung untuk mencapai ke bangunan utama tersebut jadinya kami lebih tertarik untuk makan di saung.

Beberapa makanan yang kami pesan (Starter)


Untuk salad bisa milih mau pake sausnya apa, waktu itu kami pilih Thousand Island

Day 5

Senin, 5 Juli 2010

05.30 WIB
Rencana saya hari ini adalah mengantar Bapak J ke Puskesmas untuk menyembuhkan bisulnya. Bapak J akan menjadi contoh bagi warga lainnya yang juga memiliki penyakit yang sama dan tidak mau diobati secara medis yang berakibat proses penyembuhan terhambat dan semakin parah.
Sementara itu teman-teman yang lain membersihkan Rumah Kosong yang akan dijadikan Rumah baca ”Sahabat Nusantara”.
Setelah itu saya akan berbelanja keperluan logistik di Pasar Entikong.
Sorenya mengajar baca-tulis di Balai Panjang.

09.00 WIB, Puskesmas Entikong
Saya, Kak Sandy, dan Bapak J berangkat menuju Puskesmas. Sampai di Puskesmas saya dan Kak Sandy membujuk Bapak J dengan berbagai macam cara agar pus dalam bisulnya mau dikeluarkan. Setelah sekitar 1 jam lebih, jam 11.30 WIB, bapak J baru bersedia. Ternyata dokter yang mengobati Bapak J mengatakan bahwa bisulnya sudah menjadi abses dan sudah mengalami nekrosis. Setelah dikeluarkan luka yang terbuka kemudian ditutup dahulu dengan kasa baru kemudian dibalut. Bapak J juga diberikan obat antibiotik untuk diminum setiap 2x sehari. Setelah diberikan tindakan Bapak J mengatakan terasa perih hanya ketika diberikan povidone iodine dan ketika pertama kali dikeluarkan untu dipencet. Setelah itu Bapak J merasa tidak sakit tetapi hanya pedih.